4 Kandidat Terkuat Peraih Sepatu Emas Liga Eropa 2018

Lionel Messi

4 Kandidat Terkuat Peraih Sepatu Emas Liga Eropa 2018 –¬†Semakin mendekati putaran babak final kompetisi Liga Eropa, kini setidaknya sudah ada 4 nama pemain bintang yang masuk dalam daftar nama calon terkuat peraih penghargaan kehormatan sepatu emas bergengsi paling banyak jadi target pencapaian pesepakbola lapangan hijau.

Pemain bintang pencetak gol terbanyak sepanjang musim 2018 di ajang Liga Eropa. Kelangsungan pentas persaingan memperebutkan perhargaan sepatu emas berlangsung ketat, para pemain bintang bertalenta terus unjuk kebolehan di lapangan hijau.

Lionel Messi Sosok Bintang Pesepakbola Terakhir Peraih Sepatu Emas Liga Eropa

Mantan kapten tim sepak bola nasional Argentina, Lionel Andres Messi Cuccittini merupakan pemain bintang terakhir yang berhasil.  Messi merebut penghargaan sepatu emas dari Liga Eropa, ia memenangkan penghargaan tersebut usai mengantongi 34 gol dari ajang La Liga.

Cristiano Ronaldo sendiri merupakan rival terberat Lionel Messi selama ia masih membela Real Madrid. Namun Ronaldo pada musim 2018 ini telah hijrah bermain untuk Juventus di kancah persaingan Liga Italia.

Diperkirakan pentas persaingan 2018, untuk memperebutkan penghargaan sepatu emas dari Liga Eropa masih tetap akan berlangsung ketat. Meski tanpa Ronaldo lagi, sebab kini sudah ada sejumlah pemain bintang unggulan bertekad kuat untuk menjegal striker asal Argentina tersebut.

Penyerang 31 tahun itu sudah memperlihatkan kemampuannya sepanjang musim 2018 berlangsung. Ia dipastikan masih tetap mendominasi dengan jumlah gol terbanyak yang telah berhasil dicetak. Untuk saat ini setidaknya sudah ada empat nama pesepakbola dengan profil hebat yang menjadi calon terkuat.

Sampai saat ini, Lionel Messi masih menjadi pemain sepak bola terhebat untuk Liga Eropa. Persaingan untuk memperebutkan sepatu emas Eropa pada musim ini berlangsung sangat ketat. Sejumlah pemain bintang lainnya tidak mau ketinggalan aktif terus mencetak lebih banyak gol lagi dari setiap pertandingan.

Berikut ini merupakan empat nama calon terkuat peraih sepatu emas Eropa 2018-2019 :

1. Harry Kane

Penyerang 25 tahun, Harry Edward Kane yang sampai saat ini masih tetap menjadi ujung tombak kubu Tottenham Hotspurs. Ia merupakan salah satu rival terkuat Lionel Messi saat ini dalam ajang perebutan sepatu emas pada musim ini.

Usai membela tim sepak bola nasional Inggris, pada ajang Piala Dunia 2018. Kane sekarang sudah siap lagi melakoni karir sepak bolanya bersama Spurs. Dalam timnas Inggris, Kane dipercayakan menjabat sebagai kapten tim.

Harry Kane membuktikan diri, dengan mencetak 56 gol dari 52 pertandingan. Semua diraih dari laga bersama kubu Tottenham dan untuk tim nasional pada tahun 2017.

Dengan adanya hal itu, semakin mempertegas status Kane sebagai salah status striker paling mematikan yang patut diperhitungkan. Kane tercatat pernah meraih sepatu emas dari ajang Premier League sebanyak dua kali secara berturut-turut.

Namun ia gagal mempertahankan gelar sepatu emas tersebut, untuk yang ketiga kali pada tahun 2017-2018. Setelah ia dikalahkan bintang dari Liverpool yang bernama Mohamed Salah yang membukukan 32 gol di Premier League.

2. Mohamed Salah

Dipercayakan menjadi penyerang sayap kanan kubu Liverpool, nampaknya bukan kendala berarti pada baginya. Musim 2017-2018 kemarin, Kane sudah membuktikan kepada dunia bahwa ia merupakan sesosok pesepakbola yang patut diacungi jempol.

Walau Liverpool gagal meraih gelar juara Premier League musim lalu. Namun Salah berhasil membuktikan diri menjadi pemain bintang pencetak gol terbanyak di kancah Premier League dengan jumlah 32 gol.

Namanya langsung viral, setelah Salah mencatatkan diri menjadi pencetak gol terbanyak dalam satu musim Premier League. Dengan mengantongi jumlah gol lebih banyak dari siapapun yang telah pernah tampil di sepanjang sejarah kompetisi Liga Inggris.

Salah membuktikan bahwa ia seorang pesepakbola berkualitas dengan membukukan 44 gol dari semua kompetisi yang diikuti.

Messi Semakin Tak Tertandingi di Liga domestik Spanyol Sejak Ronaldo Pindah

3. Cristiano Ronaldo

Pada kejuaraan musim 2017-2018 lalu, Cristiano Ronaldo tidak sedang dalam kondisi prima di La Liga bersama Los Blancos. Hal tersebut menjadi penyebab kemarahan Florentino Perez sehingga membuat pihak Real Madrid akhirnya bersedia melepas Ronaldo untuk membela Juventus.

Walaupun tidak sedang dalam kondisi terbaiknya, Ronaldo tetap mampu mencetak 26 gol ke gawang lawan di La Liga. Sekarang kapten timnas Portugal tersebut sudah resmi meninggalkan Santiago Bernabeu dan bergabung dengan klub sepak bola berjuluk Si Nyonya Tua.

Nilai kesepakatan transfer yang disepakati antara kubu Real Madrid dan Juventus, untuk kepindahan penyerang 33 tahun asal Portugal tersebut. Kembali membuat dunia berdecak kagum, karena jumlah transfer Ronaldo mencetak rekor dunia.

Tentu saja, Ronaldo masih ingin terus membangun dirinya sebagai salah satu pemain sepak bola terbaik dunia yang bakal menjadi legenda. Ronaldo tercatat sudah pernah memenangkan penghargaan Ballon d’Or dan sekaligus menyamai rekor pencapaian Lionel Messi.

Ronaldo juga pernah, menyabet sepatu emas Eropa dan sudah ada segudang penghargaan lain yang sudah pernah ia gapai. Hal ini menambah semakin banyak jumlah koleksi Ronaldo.

4. Lionel Messi

Striker 31 tahun asal Argentina, Lionel Messi kembali membuktikan kepada dunia bahwa ia masih merupakan sosok penyerang yang bisa diandalkan. Messi membuktikan diri dengan meraih penghargaan sepatu emas Liga Eropa setelah berhasil mengumpulkan 34 gol dari sepanjang musim 2017-2018.

Lionel Messi, memenangkan perhargaan itu setelah dinyatakan menjadi pencetak gol paling produktif di Eropa. Usai mengalahkan semua rivalnya yaitu Mohamed Salah, Harry Kane dan Mauro Icardi. Sampai saat ini akurasi tendangan Messi ke gawang lawan masih jadi yang terbaik.

Ditambah lagi rival terberat Messi, Cristiano Ronaldo telah resmi hijrah bermain untuk Liga Italia. Kini pesaing terberatnya untuk kancah La Liga sudah tidak ada lagi. Banyak kalangan, dari pengamat sepak bola mengatakan. Messi akan segera meraih kejayaan kembali dengan menjadi pemain bintang tanpa tanding di Liga domestik Spanyol.