Awal Kebangkitan Liverpool di Pentas Liga Inggris

Liverpool 2018

Liverpool 2018

Awal Kebangkitan Liverpool di Pentas Liga Inggris– Akhirnya hasil kerja keras mantan pelatih Borrusia Dortmund bernama lengkap, Jurgen Norbert Klopp mulai menampakan hasil. Upaya Jurgen Klopp memperbaiki kualitas persaingan kubu Liverpool lewat tendangan bola apik dari para pemain bintang pilihan.

Hanya untuk pesepakbola berkarakter hebat, yang dinilai pantas tetap terus bertahan di dalam skuad utama The Reds. Berada dalam kepemimpinan pelatih 51 tahun asal Stuttgart. Jerman Barat tersebut. Sebab, sewaktu Jurgen Klopp diminta hijrah menangani kubu Liverpool pada musim 2015.

Klopp akhirnya bersedia, dengan menandatangani kotrak perjanjian bernilai luar biasa tinggi dan pasti menggiurkan. Pesan disampaikan oleh utusan dari perwakilan Fenway Sports Group pimpinan Tom Wemer selaku pemilik utama saham mayoritas The Reds.

Kondisi Liverpool di musim 2015, ketika masih ditangani oleh Brendan Rodgers. The Reds tidak pernah mencapai finish dengan memetik hasil memuaskan pada setiap akhir musim Liga.

Mantan pelatih Swansea City itu sempat diberi kepercayaan penuh, untuk menangani klub sepak bola sebesar Liverpool selama 3 musim. Di mulai dari musim 2012 dan berakhir pada musim 2015.

Liverpool Lalui Masa Kelam Selama Ditangani Brendan Rodgers

Perolehan pencapaian hasil tidak memuaskan selalu menghantui Liverpool, yang terjadi selama tiga musim di bawah kepemimpinan Brendan Rodger.

Padahal, setiap kali bursa transfer digelar. Pimpinan Fenway Sports Group, Tom Werner selalu memberikan dukungan terbaik kepada Rodgers. Hal itu dilakukan agar bisa mendatangkan pemain bintang target incaran sang pelatih berkebangsaan Irlandia Utara itu.

Padahal, klub sepak bola papan atas Liga Inggris, Liverpool ini. Dahulunya pernah mencetak banyak rekor pencapaian yang catat dalam buku prestasi sejarah di Anfield. Liverpool pernah merasakan kejayaan pada saat Bill Shankly menjabat sebagai manajer utama Liverpool di Anfield.

Sebelum ditangani pelatih bertangan dingin, Bill Shankly. Kubu The Reds telah terperosok, jauh di bawah klasmen dari Liga bergengsi utama Inggris. The Reds hanya diperolehkan tampil di ajang sepak bola divisi dua Liga Inggris. Kejuaraan tersebut merupakan kejuaraan kelas bawah di Britania Raya. Berkat Shankly memimpin skuad utama Liverpool selama 15 musim, yang terhitung mulai dari musim 1959 sampai musim 1974.

Era Keemasan Liverpool Bersama Pelatih Bill Shankly

Torehan prestasi tersebut, menjadi titik awal klub sepak bola yang beridiri 126 tahun lalu yakni pada 3 Juni 1892. Sehingga mampu bertransformasi menjadi salah satu kubu sepak bola terbesar di Inggris.

Pelatih pejuang hebat kelahiran Skotlandia, William Shankly OBE memutuskan pensiun dari karir kepelatihan di tahun 1974. Kenangan indah, atas semua jasa-jasa yang ditorehkan Bill Shankly bersama Liverpool. Pemilik klub mendirikan patung Bill Shankly di depan pintu masuk Stadion Anfield.

Reporter redaksi, Awal Kebangkitan Liverpool di Pentas Liga Inggris. Memberitakan bahwa setelah tidak ditangani lagi oleh Bill Shakly, Liverpool bergegas menemukan sosok pelatih berkemampuan hebat selanjutnya. Tongkat estafet kepemimpinan bergulir kepada Bob Paisley yang padasaat mulai memimpin skuad Liverpool sudah menginjak usia 55 tahun.

Bob Paisley merupakan sosok pelatih ke-10 The Reds untuk musim 1974 sampai dengan musim 1983. Sepanjang karir kepelatihan pria asal kota Hetton-le-Hole, Sunderland, Inggris. Bob Paisley hanya untuk musim pertama kali mulai menangani Liverpool tidak mampu mempersembahkan gelar juara dari semua kejuaraan diikuti.

Namun pada kompetisi berikutnya dan bahkan sampai Bob Paisley pensiun jadi pelatih yaitu untuk masa kepelatihan 9 msuim, ia tercatat sebagai sosok pelatih yang meraih sukses besar bersama tim asuhan Liverpool

Masa Kejayaan Liverpool Terus Berlanjut di Masa Kepelatihan Bob Paisley

Selama kepemimpinan Bob Paisley di Anfield, ia telah menyumbangkan 21 trofi yang menjadi kebanggaan terbesar The Reds. Trofi juara yang dihasilkan, berasal dari semua komeptisi besar divisi satu Liga Inggris seperti di bawah ini :

  • 3 piala dari Liga Champions
  • 1 piala UEFA
  • 6 trofi juara Liga Inggris
  • 3 trofi dari kejuaraan Piala Liga, semuanya diraih berturut-turut setiap musim.

Pria kelahiran 23 Januari 1919 bernama Robert Paisley atau lebih dikenal dengan nama Bob Paisley, pernah tercatat dalam buku sejarah sepak bola Liga Inggris sebagai salah satu pelatih yang mempunyai pencapaian paling sukses yang pernah aktif melatih di klub ternama Liverpool.

Bob Paisley tidak hanya dikenang sebagai pelatih tersukses yang pernah ada di Liga Inggris. Ia juga berhasil melaksanakan proses transisi besar-besaran terhadap bagian tim utama Liverpool, skuad warisannya telah mengalami perubahan besar dengan banyaknya diperkuat pemain bintang muda bertalenta hebat.

Nama-nama pemain bintang muda yang menjadi warisan dari Bob Paisley kepada calon pelatih selanjutnya adalah Graeme Souness, Alan Hansen, Kenny Dalglish dan Ian Rush. Sukses besar Paisley menjadi beban terberat bagi pelatih berikutnya The Reds, karena pastinya pelatih baru diharapkan mampu menorehkan prestasi gemilang yang sama atau melebihi prestasi pelatih terdahulu.

Angin Perubahan Dari Jurgen Klopp Untuk Liverpool

Kini sosok pelatih berkarakter hebat legendaris tersebut telah muncul kembali. Selama empat musim Liverpool ditangani oleh Jurgen Klopp telah memperlihatkan hasil pencapaian cukup memuaskan, meskipun Liverpool masih belum berhasil mengangkat trofi juara Liga Premier.

Kejuaraan musim 2018/2019 kali ini, Liverpool yang masih ditangani oleh Jurgen Klopp telah membuktikan diri sebagai tim sepak bola unggulan yang patut diperhitungkan. Dimulai sejak pertandingan pertama musim 2018, Liverpool terus bertengger di peringkat pertama papan klasmen Premier League.

Hal ini menjadi bukti nyata angin perubahan besar telah terjadi pada pasukan Jurgen Klopp untuk menjadi klub penguasa semua Liga kejuaraan sepak bolainternasional, pusat media informatika Awal Kebangkitan Liverpool di Pentas Liga Inggris melaporkan.